Tuesday, May 10, 2011

Kehidupan menuju alam akhirat

1. Alam Barzah
Setiap orang yang meninggal, pasti akan asuk ke alam kubur. Atau yang biasa kita sebut dengan alam barzah. Alam kubur ini merupakan batas antara alam dunia dengan alam akhirat.
Apakah di sana nanti kita hanya tidur menunggu nasib? Apakah kita masuk surga atau neraka? Tidak..!! Di sana pasti kita semua mulai dari orang biasa, sampai presiden sekalipun akan didatangi oleh malaikat Munkar dan Nakir mengenai amal perbuatannya selama di dunia. Dan kita semua tidak bisa berbohong. Jika di dunia kita bisa berbohong mengenai segala sesuatunya, tapi di alam kubur nanti, semua organ tubuh kita mulai dari kaki sampai kepala ikut bersaksi. Apa saja yang sudah kita lakukan di muka Bumi. Apa kaki ini banyak menuju masjid untuk beribadah, atau hanya jalan-jalan ke pantai untuk berpacaran. Apa telinga ini digunakan untuk mendengarkan ayat-ayat suci Al-Qur'an atau hanya mendengarkan omongan orang lain saja.
Setelah semua bersaksi, barulah kita mendapat balasan. Apabila kita banyak melakukan amal shaleh, maka kita akan memperoleh nikmat kubur, yaitu diperlihatkan segala balasan yang nanti kita peroleh tentang perbuatan baik kita di dunia. Kita akan merasa hanya tidur sebentar saja dan bermimpi indah. Sedangkan jika kita banyak dosa, maka serasa bermimpi menyeramkan dengan durasi yang begitu lama. Sungguh berat siksa kubur itu jika kita banyak berlumpur dosa.
2. Yaumul Ba'ats
Hari kebangkitan kembali setelah seluruh makhluk ciptaan-Nya dimatikan itu disebut Yaumul Ba'ats. Pada hari kebangkitan ini, semua manusia akan berbeda penampakannya. Penampakan disini bergantung pada perbuatannya selama di dunia.
Setelah itu, mereka akan dikumpulkan di Padang Mahsyar. Disinilah manusia akan menghadapi siksaan berat tentunya bagi yang banyak dosanya.
Kita sendiri tahu, matahari berada beberapa juta tahun cahaya dari Bumi. Jika siang hari kita keluar rumah tanpa memakai baju, sedangkan matahai sedang bersinar terik-teriknya. Sungguh rasa panas yang sangat menyiksa. Sedangkan di Padang Mahsyar ini, matahari hanya berada beberapa meter dari kepala kita!!! Sungguh siksaan yang pedih. Bagi orang yang beramal shaleh, mereka merasa biasa saja. Sedangkan bagi orang yang berdosa, mereka akan tenggelam dengan keringat mereka sendiri yang mengalir terus-menerus.
3. Yaumul Mahsyar
Tahap ini, manusia akan merima catatan amalnya selama di dunia. Tentunya bagi orang yang beriman, layaknya siswa yang lulus ujian nasional. Menerima hasil kelulusan dengan gembira. Sedangkan bagi orang yang berdosa, seperti siswa yang tidak lulus ujian nasional. Mereka menangis, ketakutan, dan menyesal mengapa dari dulu tidak belajar. Penyesalan memang ada belakangan. Tapi semua penyesalan itu sudah tidak ada gunanya karena pada hari itu, kita akan mempertanggungjawabkan semuanya selama di dunia ini.
4. Yaumul Mizan
Disinilah hari dimana seluruh amal baik dan buruk manusia ditimbang kemudian diberi pembalasan, apakah mereka layak masuk surga atau neraka. Bagi orang yang mendapat timbangan amal baik beratnya baik, maka ia akan masuk surga, dan sebaliknya.
5. Hari Pembalasan
Yang dimaksud hari pembalasan disini bukan berarti menunjukkan bahwa Allah itu pendendam, tetapi manusia pada dasarnya diciptakan sebagai seorang pemimpin di muka Bumi ini. Sehingga setiap pemimpin pasti dimintai pertanggungjawabannya.
Pada hari ini, orang beriman akan masuk surga yang sangat indah. Sedangkan bagi orang yang banyak berlumur dosa. Tidak ada tempat lain selain neraka sebagai tempat terakhir bagi mereka.

Hari Akhir

Segala sesuatu yang ada di dunia ini pasti akan musnah, hal itu wajib kita imani sebagai seorang muslim. Tidak bisa dipungkiri dunia yang sedang kita huni ini yaitu Bumi dan segala isinya suatu saat nanti pasti akan musnah. Tak terkecuali manusia, binatang, tumbuhan, dan benda-benda lain. Semuanya akan musnah tanpa tersisa.
Hari dimana seluruh alam semesta lebur tak bersisa berikut segala isinya itu disebut hari kiamat. Padahal kita sendiri sudah tahu, manusia belum mengetahui seluruh isi jagat raya ini. NASA sendiri baru meneliti segelintir wilayah alam semesta. Jangankan seluruhnya, isi dari planet-planet yang dekat dengan Bumi juga kabarnya masih simpang siur. Apa ada kehidupan di planet itu? Tentunya mereka masih mencari tahu. Hal ini menunjukkan betapa hebatnya kekuasaan Allah SWT atas segala sesuatu yang ada dimuka Bumi ini. Bumi yang kita injak ini bagi-Nya hanyalah sebuah telur yang ditaruh di lautan. Sedangkan lautan itu adalah luas alam semesta. Subhanallah...!!! Mungkin juga lebih luas daripada lautan di dunia ini.
Hari akhir atau hari kiamat pasti akan datang dengan salah satu cirinya matahari terbit dari barat dan terbenam di timur serta terjadi bencana yang sangat dahsyat sekali.
Pada hari itu mausia dalam kebingungan, mereka bertanya-tanya apa yang sedang terjadi dengan Bumi ini? Manusia tidak mengerti tentang semua itu. Mereka semua akan berhamburan keluar rumah. Tidak jelas mau menuju kemana. Mereka tidak akan ingat mengenai harta yang selama ini kita puja-puja, anak, istri dan keluarga yang kita sayangi. Gunung-gunung mengeluarkan lahar panas mereka.  Gunung itu ibarat  bulu yang berhamburan. Jadi semua gunung di Bumi ini akan mengeluarkan apa yang mereka miliki di perut mereka itu. Segala sesuatu yang tentunya sangat mematikan. Dan bisa dipastikan pada saat itu orang akan panik. Seolah tidak ada lagi tempat yang aman untuk berlindung. Karena sebelumnya jika ada bencana mereka tinggal mengungsi, lalu beres. Mereka menjadi aman. Tapi kali ini, tidak ada satupun yang bisa menolong mereka dalam kehancuran dengan seluruh jagat raya ini.

Oleh karenanya, marilah kita mempersiapkan diri sejak dini. Jangan sekali-kali meremehkan detik demi detik yang kita lewati ini. Karena percayalah, Waktu itu bagaikan pedang bermata dua. Kadang bisa melukai diri sendiri jika tidak benar memanfaatkannya. Tapi jika benar, kita akan menjadi orang yang beruntung.
Sedini mungkin kita memperbaiki segala amal kita. Dengan cara menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Dengan begitu kita akan menjadi umat Islam yang tidak akan tersesat kelak. Amin...
Bukan tidak mungkin satu tahun lagi, satu bulan lagi, satu jam lagi, atau satu detik lagi, hari kiamat akan datang! Dan pada saat itu tidak ada lagi pintu taubat yang terbuka. Sehingga semua orang berada dalam kerugian kecuali orang-orang yang beriman kepada-Nya. Semoga kita berada dalam golongan orang yang beriman. Amin...