Thursday, January 26, 2012

Nabi Adam a.s.

Setelah menciptakan langit dan bumi dengan segala isinya, malaikat, dan jin, Allah menciptakan manusia yang pertama diberilah nama Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah liat. Setelah terbentuk kemudian dimasukkannya roh, akhirnya Adam hidup dapat berdiri, berjalan, dan berkata-kata. Allah memberi beberapa pengetahuan kepada Adam yang tidak diberikan kepada malaikat, jin, maupun iblis. Selanjutnya Allah menyuruh semua untuk bersujud memberi hormat kepada Adam. Semuanya bersujud kecuali iblis. Karena iblis menganggap ia merasa lebih terhormat. Ia diciptakan dari api, sedangkan Adam dari tanah.
Iblis adalah makhluk yang sangat sombong, oleh karenanya iblis dikutuk dan akan dimasukkan ke neraka sampai anak cucunya sampai kiamat. Iblis menerima kutukan itu, tetapi minta kepada Allah agar diizinkan untuk menggoda anak cucu Adam supaya masuk neraka. Dan Allah mengizinkannya.

Ketika nabi Adam berada di surga, dia merasa kesepian. Kemudian Allah menciptakan seorang manusia lagi dari jenis perempuan yang diberi nama Siti Hawa. Mereka hidup bahagia di surga. Mereka boleh makan dan minum apa pun, kecuali buah Khuldi.
Iblis yang merasa iri, mencoba menggoda keduanya untuk memakan buah itu. Karena pandainya iblis yang menggoda, mereka pun memakan buah itu. Allah pun marah kepada mereka. Sebenarnya mereka sangat menyesal dan memohon ampun. Tetapi untuk menebus kesalahannya mereka harus meningggalkan surga dan turun ke bumi.
Setelah hidup di bumi keduanya memiliki beberapa anak, diantaranya bernama Habil, Iqlima, Qobil, dan Labuda. Nabi Adam mendidik anaknya dengan baik dan tanpa perbedaan, Tetapi Qobil memiliki sifat yang buruk.
Pada suatu hari Nabi Adam menyuruh Habil dan Qobil untuk berkurban. Kurban Habil diterima Allah karena yang dikurbankan berupa kambing yang gemuk dan buah yang bagus. Sedangkan kurban Qobil tidak diterima Allah karena yang dikurbankan berupa kambing yang kurus, serta buah yang hampir busuk. Qobil pun iri, dan iblis mulai menggoda Qobil untuk membunuh saudaranya itu, dan akhirnya Qobil pun berhasil membunuhnya. Inilah kejahatan pertama yang dilakukan manusia.

Tuesday, May 10, 2011

Kehidupan menuju alam akhirat

1. Alam Barzah
Setiap orang yang meninggal, pasti akan asuk ke alam kubur. Atau yang biasa kita sebut dengan alam barzah. Alam kubur ini merupakan batas antara alam dunia dengan alam akhirat.
Apakah di sana nanti kita hanya tidur menunggu nasib? Apakah kita masuk surga atau neraka? Tidak..!! Di sana pasti kita semua mulai dari orang biasa, sampai presiden sekalipun akan didatangi oleh malaikat Munkar dan Nakir mengenai amal perbuatannya selama di dunia. Dan kita semua tidak bisa berbohong. Jika di dunia kita bisa berbohong mengenai segala sesuatunya, tapi di alam kubur nanti, semua organ tubuh kita mulai dari kaki sampai kepala ikut bersaksi. Apa saja yang sudah kita lakukan di muka Bumi. Apa kaki ini banyak menuju masjid untuk beribadah, atau hanya jalan-jalan ke pantai untuk berpacaran. Apa telinga ini digunakan untuk mendengarkan ayat-ayat suci Al-Qur'an atau hanya mendengarkan omongan orang lain saja.
Setelah semua bersaksi, barulah kita mendapat balasan. Apabila kita banyak melakukan amal shaleh, maka kita akan memperoleh nikmat kubur, yaitu diperlihatkan segala balasan yang nanti kita peroleh tentang perbuatan baik kita di dunia. Kita akan merasa hanya tidur sebentar saja dan bermimpi indah. Sedangkan jika kita banyak dosa, maka serasa bermimpi menyeramkan dengan durasi yang begitu lama. Sungguh berat siksa kubur itu jika kita banyak berlumpur dosa.
2. Yaumul Ba'ats
Hari kebangkitan kembali setelah seluruh makhluk ciptaan-Nya dimatikan itu disebut Yaumul Ba'ats. Pada hari kebangkitan ini, semua manusia akan berbeda penampakannya. Penampakan disini bergantung pada perbuatannya selama di dunia.
Setelah itu, mereka akan dikumpulkan di Padang Mahsyar. Disinilah manusia akan menghadapi siksaan berat tentunya bagi yang banyak dosanya.
Kita sendiri tahu, matahari berada beberapa juta tahun cahaya dari Bumi. Jika siang hari kita keluar rumah tanpa memakai baju, sedangkan matahai sedang bersinar terik-teriknya. Sungguh rasa panas yang sangat menyiksa. Sedangkan di Padang Mahsyar ini, matahari hanya berada beberapa meter dari kepala kita!!! Sungguh siksaan yang pedih. Bagi orang yang beramal shaleh, mereka merasa biasa saja. Sedangkan bagi orang yang berdosa, mereka akan tenggelam dengan keringat mereka sendiri yang mengalir terus-menerus.
3. Yaumul Mahsyar
Tahap ini, manusia akan merima catatan amalnya selama di dunia. Tentunya bagi orang yang beriman, layaknya siswa yang lulus ujian nasional. Menerima hasil kelulusan dengan gembira. Sedangkan bagi orang yang berdosa, seperti siswa yang tidak lulus ujian nasional. Mereka menangis, ketakutan, dan menyesal mengapa dari dulu tidak belajar. Penyesalan memang ada belakangan. Tapi semua penyesalan itu sudah tidak ada gunanya karena pada hari itu, kita akan mempertanggungjawabkan semuanya selama di dunia ini.
4. Yaumul Mizan
Disinilah hari dimana seluruh amal baik dan buruk manusia ditimbang kemudian diberi pembalasan, apakah mereka layak masuk surga atau neraka. Bagi orang yang mendapat timbangan amal baik beratnya baik, maka ia akan masuk surga, dan sebaliknya.
5. Hari Pembalasan
Yang dimaksud hari pembalasan disini bukan berarti menunjukkan bahwa Allah itu pendendam, tetapi manusia pada dasarnya diciptakan sebagai seorang pemimpin di muka Bumi ini. Sehingga setiap pemimpin pasti dimintai pertanggungjawabannya.
Pada hari ini, orang beriman akan masuk surga yang sangat indah. Sedangkan bagi orang yang banyak berlumur dosa. Tidak ada tempat lain selain neraka sebagai tempat terakhir bagi mereka.